| Hantu nikotin pada persendian |
|
|
|
| Written by Administrator | |||
| Friday, 26 June 2009 13:12 | |||
|
Jangan kira bahaya racun nikotin yang ada dalam asap rokok hanya meng-ancam paru-paru dan saluran pernapasan. Sebuah kajian ilmiah baru-baru ini membuktikan nikotin merangsang disfungsi pada persendian.
Dalam istilah kedokteran, gejala nyeri dan kaku pada persendian ini disebut rheumatoid arthritis (RA). RA adalah sejenis reaksi sistem imun terhadap jaringan tubuh sendiri karena terjadinya gangguan pada fungsi normal.
Akibatnya, sistem imun akan menyerang jaringan sehatnya sendiri. Gejala penyakit ini kerap tidak disadari oleh pasiennya karena tidak menimbulkan efek secara langsung. Dalam jangka waktu beberapa bulan saja jika gejala ini diabaikan akan menimbulkan dampak buruk yang lebih fatal. Ke depan, gejala ini menambah efek berkepanjangan sehingga akan menurunkan kualitas hidup penderitanya. "RA dan penyakit penyertanya dapat menyebabkan kematian dini karena pada kasus keparahan yang bersifat lanjut dapat menyerang organ-organ penting seperti mata, paru-paru, atau pembuluh darah," ujar Harry Isbagio, dokter spesialis penyakit dalam FKUI-RSCM. Apa kaitan asap rokok dan paparan nikotin dengan RA? Jurnal yang dipublikasikan Arthritis&Research pada 11 Juni 2009 mengungkapkan paparan nikotin pada rokok menghambat perkembangan kolagen (collagen), sehingga mengganggu gerak fleksibel pada persendian. Sofia Silfverward Lindbald, salah satu peneliti dalam kajian itu, menunjukkan percobaan yang dilakukan pada tikus membuktikan paparan nikotin menipiskan pertumbuhan kolagen. Tikus yang sengaja dipapari nikotin selama 16 hari tidak menunjukkan perkembangan positif pada suplemen kolagen yang diberikan selama 35 untuk membantu kesehatan persendian. Pada organ tubuh itu justru muncul inflamasi. Asap rokok yang mengandung nikotin juga dianggap menurunkan efektivitas pengobatan yang biasa digunakan untuk mengurangi deraan pada penderita RA. Selain karena hambatan perkembangan kolagen, Harry menambahkan terdapat 100 jenis penyakit reumatik yang mempunyai gejala dan tanda yang mirip. Sayangnya, masyarakat kurang awas dengan gejala yang muncul, bahkan cenderung mengabaikan. Meradang Padahal ciri paling mudah yan bisa dikenali orang awam, yaitu peradangan. Namun, bukan sembarang peradangan karena peradangan pada sendi menjadi ciri khas dari RA yang paling mudah diketahui. Peradangan sendi pada penderita RA juga dilengkapi dengan ciri fisik pada penderitanya, yaitu kemerahan pada permukaan kulit tempat muncul peradangan, kaku, nyeri, dan terbatasnya gerakan pada sendi di tangan, kaki, siku, lutut, dan leher. Ciri lain yang mudah dikenali pasien, penderita RA akan merasakan kaku di bagian sendi pada pagi hari yang akan diikuti dengan gejala sistemik yaitu demam, nafsu makan menurun, berat badan turun, lemah, dan anemi. Akibat fatal yang bisa belanjut jika penderita tidak menyadari kehadiran RA, adalah hilangnya bentuk dan fungsi sendi, timbulnya nyeri, kaku dan bengkak, serta mengarah pada terjadinya kerusakan dan kehilangan fungsi sendi yang bersifat permanen. Dilihat dari prevalensi penderitanya, RA dapat menyerang manusia semua usia, mulai dari anak-anak sampai usia lanjut. Namun, kelompok penderita terbesar muncul dari usia dewasa muda hingga usia pertengahan atau di atas 18 tahun. Berdasarkan jenis kelamin, kaum perempuan ternyata lebih rentan menderita penyakit ini dibandingkan kaum pria, dengan perbandingan 3:1. Di Indonesia, RA diperkirakan menyerang pada penderita berusia lebih dari 18 tahun dengan prevalensi 0,1%-0,3% dan pada anak dan remaja menyerang satu dari 100.000 orang. Upaya mengurangi derita penyakit RA, obat-obatan yang beredar saat ini bertujuan mengurangi nyeri, mengurangi inflamasi, menghentikan kerusakan sendi, mencegah cacat, memperbaiki fungsi sendi, memperbaiki kualitas hidup, dan mencegah kematian dini. Dokter Sumariyono dari Divisi Reumatologi, Departemen Ilmu Penyakit Dalam FKUI pernah menyebutkan kelompok obat untuk mengurangi kerusakan sendi, mempertahankan integritas dan fungsi sendi. Kini juga umum digunakan agen biologis atau etanercept. Obat biologis ini dapat menangkap atau menghambat suatu protein dalam tubuh yang dinamakan tumor necrosis factor alpha atau TNF Alpha yang jika dibiarkan akan menyebabkan peradangan pada persendian. Selain pengobatan biologis, perawatan yang optimal untuk pasien penderita RA yang paling tepat adalah dengan meli-batkan kombinasi obat-obatan dengan istirahat, pelatihan yang menguatkan sendi, perlindungan sendi, serta pendidikan bagi pasien dan keluarga mengenai cara-cara mengurangi efek nyeri. Jangan sepelekan jika Anda mulai mera-sakan nyeri pada persendian. Meng-optimalkan penanganan RA bisa meng-hin-darkan Anda dari kecacatan.
|
Berita Terbaru
| Selamat Hari Raya Idul Fitri 1432 H 25/08/2011 | Administrator Dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri 1432 H, SusuKolostrum.com mengucapkan: | Berita Lainnya | |
Berita Kesehatan
| Cacar Air Bisakah Berulang? 29/01/2009 | Administrator Cacar air biasanya mengenai seseorang hanya sekali seumur hidup. Namun, sejumlah orang mengaku mengalaminya bisa dua hingga tiga kali. Mengapa orang bisa terkena cacar berulang kali? | Berita Lainnya | |
Artikel Terbaru
| Manfaat Susu Sapi 26/10/2011 | Administrator SUSU sapi disebut juga darah putih bagi tubuh karena mengandung banyak vitamin dan berbagai macam asam amino yang baik bagi kesehatan tubuh. Dalam segelas susu terdapat antara lain: | Artikel Lainnya | |
Artikel Kesehatan
| Mengukur Kesehatan Sperma 01/07/2010 | Administrator Setahun berlalu, namun Anda dan pasangan belum jua memiliki momongan. Padahal volume intercourse Anda berdua cukup bergelora. Cara terbaik, pergi ke dokter Ahli Andrologi dan Seksologi. | Artikel Lainnya | |
Tips Kesehatan
| 45 Mitos dan Fakta Seputar ASI 14/03/2009 | Administrator Kekhawatiran bahwa menyusui akan menyebabkan payudara kendur, hanyalah sebuah mitos yang tak terbukti kebenarannya. Presenter Sophie Navita, yang menyusui kedua anaknya mengatakan, mitos tersebut tida [ ... ] | Tips Lainnya | |
Info Sehat
| Suplemen Ibu Hamil yang Halal 19/02/2009 | Administrator Produser susu instan memang lihai berdagang. Ibu hamil (bumil) dan menyusui pun dibidik. | Info Lainnya | |
Data Penyakit
| Alat Kelamin Luar 18/03/2009 | Administrator Alat Kelamin Luar DEFINISI Alat kelamin luar termasuk bukit pubis, labia mayor, labia minor, kelenjar bartholin, dan klitoris. Daerah yang mengandung alat-alat ini disebut vulva. Alat [ ... ] | Data Lainnya | |

















