| Seputar Insomnia |
|
|
|
| Written by Administrator | |||
| Thursday, 14 August 2008 03:37 | |||
|
Apakah Anda sering mengalami kesulitan tidur? Apakah Anda bangun pada tengah malam dan tidak dapat tidur kembali? Setelah bangun tidur, Anda masih mengantuk sepanjang hari, bukan? Jika demikian, Ana salah satu penderita insomnia.
Apa penyebab insomnia?
Insomnia adalah buruknya kualitas tidur karena satu atau lebih berikut: kesulitan tidur, bangun lebih sering sepanjang malam dan sulit kembali tidur, bangun lebih pagi dan terjada di malam hari namun tidak dapat kembali tidur. Ada dua jenis insomnia, yaitu insomnia kronis dan insomnia sesaat (transient dan intermittent) Biasanya insomnia diakibatkan stres, perubahan hormon, adanya gangguan atau nyeri tubuh dan pengobatan tertentu. Insomnia yang terjadi dalam tiga malam atau lbih dalam seminggu dalam jangka waktu sebulan dianggap sebagai insomnia kronis. Salah satu penyebab insomnia kronis adalah depresi. Penyebab lain Artritis, penyakit ginjal, gangguan hati, asma, penyakit parkinson, hipertiroid serta gangguan tidur lain (narkolepsi, sleep apnea). Insomnia kronis juga dipengaruhi faktor perilaku, seperti penggunaan yang salah terhadap kafein, alkohol, melakukan aktivitas malam dan menerita stres yang kronis. Sedangkan insomnia sesaat disebabkan stres, gangguan lingkungan, suhu yang ekstrim, perubahan lingkungan sekitar, masalah skedul tidur ataupun efek samping pengobatan. Insomnia sesaat (transient dan intermittent) tidak membutuhkan perawatan khusus karena beberapa hari keudian tidur Anda akan kembali normal. Biasanya penderita insomnia adalah para senior. Mereka mengalami kesulitan tidur atau bahkan tidak bisa tidur sama sekali. Sekitar 12-25 persen orang lanjut usia dilaporkan menderita insomnia kronis, namun hanya kurang dari 15% yang melakukan terapi. Beberapa perilaku yang dapat menyebabkan Anda menderita insomnia abadi, yaitu: * Mengkonsumsi kafein berlebihan * Minum alkohol sebelum tidur * Merokok sebelum tidur * Tidur siang berlebihan di siang atau sore jari * Gangguan tidur secara berulang atau tidak teratur Tip tidur nyenyak * Membuat jadwal tidur * Melakukan olahraga selama 20-30 menit setiap hari * Olahraga 5-6 menit sebelum tidur * Hindari kafein, nikotin dan alkohol * Relaks sebelum tidur seperti mandi air hangat, membaca atau melakukan kegiatan relaks untuk memudahkan tidur.
|
Berita Terbaru
| Selamat Hari Raya Idul Fitri 1432 H 25/08/2011 | Administrator Dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri 1432 H, SusuKolostrum.com mengucapkan: | Berita Lainnya | |
Berita Kesehatan
| Panas Dalam Pertanda Banyak Gangguan 12/04/2010 | Administrator Panas dalam bukanlah penyakit, melainkan gejala dari suatu penyakit atau kelainan pada tubuh. Kondisi kelelahan, gangguan pencernaan, gangguan tenggorokan, tifus, hingga ketidakseimbangan hormon, bisa [ ... ] | Berita Lainnya | |
Artikel Terbaru
| Alquran dan Sains: Manfaat Air Susu Ibu (ASI) 25/04/2012 | Administrator Oleh: DR Abdul Basith Jamal & DR Daliya Shadiq Jamal Setelah proses penciptaan dan perkembangan janin sempurna, maka janin tersebut siap untuk meninggalkan tempat di mana selama ini ia tempati, y [ ... ] | Artikel Lainnya | |
Artikel Kesehatan
| Segudang Manfaat Air Putih 16/01/2010 | Administrator Orang sering kali lupa menjaga tubuh senantiasa sehat dan bugar. Rutinitas kerja yang tak bisa ditunda menjadi salah satu penyebab Anda kurang minum air putih. | Artikel Lainnya | |
Tips Kesehatan
| Pintar Mewaspadai Gula 06/04/2010 | Administrator TANPA disadari, setiap hari kita mengonsumsi gula secara berlebihan. Padahal selama ini orang membutuhkan gula semata-mata untuk cita rasa makanan. Konsumsi gula secara berlebihan, selain merusak gigi [ ... ] | Tips Lainnya | |
Info Sehat
| Suplemen Ibu Hamil yang Halal 19/02/2009 | Administrator Produser susu instan memang lihai berdagang. Ibu hamil (bumil) dan menyusui pun dibidik. | Info Lainnya | |
Data Penyakit
| Kanker & Pertumbuhan Lainnya Di Mulut 20/01/2011 | Administrator Kanker & Pertumbuhan Lainnya Di Mulut DEFINISI Pertumbuhan jinak (non-kanker, benigna) dan pertumbuhan ganas (kanker, maligna) bisa berasal dari berbagai jaringan di dalam [ ... ] | Data Lainnya | |














