| Diet atau Suatu Gangguan Makan ? |
|
|
|
| Written by Administrator | |||
| Thursday, 14 August 2008 03:19 | |||
|
Jika anak remaja Anda mulai mengabaikan makanannya karena mengikuti suatu program diet yang aneh, sudah seharusnya Anda mewaspadai dan menguatirkan kebiasaan makan serta obsesinya untuk menurunkan berat badannya. Mungkin Anda menduga apakah hal ini merupakan suatu tahap yang harus dilewatinya atau merupakan salah satu gangguan makan yang sering Anda dengar ?
Untuk menghubungkan kebiasaan anak remaja Anda yang sedikit makan dengan suatu gangguan makan maka para ahli berpendapat bahwa diet kurang baik jika dilakukan dengan ketat karena dapat menyebabkan gangguan makan, mengancam kesehatan bahkan ancaman kehidupan.
Pamela Guthrie seorang direktur pada American Anorexia Bulimia Association, suatu organisasi non profit yang mendedikasikan dalam pencegahan dan pengobatan gangguan makan, gangguan makan yang khas dan gangguan makan.dengan tingkat yang berbeda dari makan yang abnormal. Gangguan makan mungkin sering diartikan sebagai kurang makan, diet yang naik turun, minum obat diuretik dan tidak memakan suatu makanan tertentu. Pamela juga menjelaskan bahwa gangguan makan bukanlah satu-satunya yang memicu keinginan untuk menjadi kurus. Pamela juga menambahkan bahwa gangguan makan berkaitan dengan makanan tetapi sebenarnya bukan tentang makanan. Gangguan makan disini biasanya mengenai masalah-masalah psikologis, rendahnya kepercayaan diri, stres dan depresi. Orang-orang yang mengalami gangguan makan cenderung menggunakan makanan untuk meningkatkan kepekaan mereka mengkontrol diri sendiri saat mereka tidak dapat menguasainya, untuk meningkatkan rasa percaya diri dan penampilan, untuk mengatasi depresi dan kemarahan serta pemberontakan; tambah Guthrie yang mencapai jenjang karirnya pada posisi direktur dan sering melakukan perjalanan keliling di sekolah-sekolah menengah atas dan kampus-kampus untuk mengajarkan gangguan makan tersebut. Suatu masalah yang berkembang Baik gangguan makan atau kebiasaan makan yang ketat telah berkembang menjadi suatu masalah besar diantara para remaja, hal ini disampaikan oleh psikiatri dan ahli gizi. Mereka katakan bahwa kedua gangguan tersebut berbahaya. Seorang remaja yang mempunyai kebiasaan sedikit makan akan kehilangan vitamin-vitamin dan mineral penting yang dapat mencegah penyakit dalam kehidupannya. Seorang remaja yang mempunyai gangguan makan akan mengalami resiko malnutrisi, dehidrasi, penyakit jantung atau serangan jantung dan gangguan-gangguan kesehatan serius lainnya, hal ini disampaikan oleh American Anorexia Bulimia Association. Diperkirakan 90 % anak-anak sekolah lanjutan pertama dan atas telah melakukan diet walaupun hanya 10 %-15 % dari mereka yang berat badannya berlebih ( kegemukan ), kata Guthrie. Lebih lanjut 80 % anak perempuan yang berumur 10 tahun dan 50 % anak perempuan yang berumur 9 tahun telah melakukan diet, menurut Council on Size and Weight Discrimination yaitu suatu organisasi non profit di New York. Yang benar-benar mengalami gangguan makan, maka Asosiasi Psikiatri Amerika memperkirakan antara 1 %-4 % remaja dan orang dewasa mengalami suatu bentuk/tipe gangguan makan atau bentuk lainnya, seperti anoreksia nervosa atau bulimia nervosa. Frances Berg seorang ahli gizi yang menulis Healthy Eating Journal dan pengarang buku Afraid to Eat : Children and Teens in Weight Crisis, para orangtua harus berhati-hati karena kebiasaan makan mereka khususnya jika mereka sangat ketat melakukan diet dapat menyebabkan anak-anak mereka sedikit makan sehingga dapat membahayakan mereka. “ Orang-orang dewasa tetap melakukan program baru setelah setiap program atau produk penurunan berat badan selesai sedangkan anak-anak mereka akan memperhatikan kebiasaan aneh orangtuanya dan beranggapan bahwa itu merupakan hal yang normal, ” kata Berg. Gangguan makan yang khas Bagaimana Anda dapat mengatakan bahwa putera atau puteri Anda telah melakukan diet yang berat dan mungkin telah terjadi gangguan makan? Menurut Guthrie, orangtua pertama harus belajar dan memahami gizi yang baik dan pengertian tentang gangguan makan. Ciri-ciri khas dari kedua gangguan makan tersebut yang dihubungkan dengan obsesi untuk menurunkan berat badan : * Orang-orang yang mengalami anoreksia makan sangat sedikit walaupun mereka kurus. Mereka mengalami ketakutan yang besar menjadi kegemukan atau kenaikkan berat badan. * Orang-orang yang mengalami bulimia cenderung untuk memuntahkan kembali yang telah dimakan. Mereka akan melakukan berbagai cara untuk memuntahkan atau mengeluarkan kembali semua makanan yang telah dimakan yaitu melakukan rangsangan sehingga muntah, minum obat-obat pencahar atau minum pil diuretik. Mereka juga mengalami ketakutan akan menjadi gemuk walaupun ukuran atau berat badan mereka masih dalam batas-batas normal. * Tanda-tanda fisik merupakan suatu hal yang penting diperhatikan pada orang yang mengalami anoreksia. Penderita anoreksia akan mengalami penurunan berat badan, kata Guthrie. Penurunan berat badan yang nyata dan jelas terlihat pada penderita bulimia. Sudah seharusnya orangtua memperhatikan kebiasaan anak-anaknya seperti obsesi yang tetap terhadap makanan dan berat badan, atau komentar-komentar hanya diseputar makanan yang menggemukkan. * Tanda lainnya seseorang yang menderita bulimia adalah menolak makan bersama dengan seluruh anggota keluarga. “ Mereka biasanya makan menyendiri dan akan mengeluarkan atau memuntahkan kembali makanan yang telah dimakan, ” tambah Guthrie. * Mereka juga akan memberikan alasan-alasan mengapa enggan untuk makan. “ Mereka mengatakan bahwa mereka terlalu sibuk untuk makan. Mereka tidak lapar pada pagi hari. Mereka tidak menyukai makanan kafetaria/kantin,” kata Guthrie, memberikan beberapa alasan yang sering diucapkan oleh remaja. * Orangtua dan guru-guru juga harus mewaspadai terhadap apa yang disebut sebagai “ Latihan bulimia ”. Latihan yang terlalu berlebihan sama bahayanya dengan memuntahkan/mengeluarkan makanan yang telah dimakan, kata Guthrie. “ Jika mereka makan sepotong kue, mereka berpikir mereka harus bekerja keras untuk mengatasinya. Maka mereka melakukan olahraga beberapa jam setiap hari. “ Akhirnya Guthrie menyarankan kepada para orangtua untuk mengawasi tanda-tanda depresi atau antisosial yang berhubungan langsung dengan gangguan makan. Jika Anda mencurigai remaja Anda mempunyai suatu gangguan makan, jangan menyimpan masalah ini sendiri. “ Duduklah bersama anak Anda dan biarkanlah mereka memahami bahwa Anda benar-benar mencemaskannya, ” kata Guthrie. Tips untuk membantu Anda # The Office on Women’s Health juga mempunyai saran-saran bagaimana membantu teman-teman yang dicurigai menderita suatu ganggun makan. Saran-saran ini sangat mudah untuk diterapkan oleh para orangtua : Dengan tenang dan penuh kasih sayang, beritahukan teman atau anak Anda apa yang Anda lihat dan dengar. Gunakan pernyataan “ Saya ” dan biarkan dia memahami bahwa Anda peduli padanya. Sebagai contoh, >” Saya mengkhawatirkan Anda karena Anda belum makan siang ( malam ) minggu ini.” # Dengarkanlah baik-baik apa yang ia katakan. Para remaja dengan gangguan makan akan merasa malu atau takut. Mereka merasa tidak penting atau berpikir bahwa kehidupan tidak ada artinya. Perasaan yang tidak dapat dikendalikan juga sering dijumpai. # Bagaimana jika mereka marah atau menyangkalnya ? Adalah hal yang umum bagi penderita-penderita ini mengatakan tidak ada ada masalah yang mereka hadapi. Katakan pada mereka bahwa Anda hendak membantu mereka. “ Sangat penting untuk mendapatkan pertolongan. Makin cepat Anda mengetahui suatu gangguan makan, kemungkinan untuk sembuh secara penuh besar, ” kata Guthrie. “ Mereka dapat disembuhkan, dan banyak orang yang dapat membantu menyembuhkan seperti terapis, dokter, psikiatri yang secara khusus mendalami gangguan makan. “
|
Berita Terbaru
| Selamat Hari Raya Idul Fitri 1432 H 25/08/2011 | Administrator Dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri 1432 H, SusuKolostrum.com mengucapkan: | Berita Lainnya | |
Berita Kesehatan
| Panas Dalam Pertanda Banyak Gangguan 12/04/2010 | Administrator Panas dalam bukanlah penyakit, melainkan gejala dari suatu penyakit atau kelainan pada tubuh. Kondisi kelelahan, gangguan pencernaan, gangguan tenggorokan, tifus, hingga ketidakseimbangan hormon, bisa [ ... ] | Berita Lainnya | |
Artikel Terbaru
| Alquran dan Sains: Manfaat Air Susu Ibu (ASI) 25/04/2012 | Administrator Oleh: DR Abdul Basith Jamal & DR Daliya Shadiq Jamal Setelah proses penciptaan dan perkembangan janin sempurna, maka janin tersebut siap untuk meninggalkan tempat di mana selama ini ia tempati, y [ ... ] | Artikel Lainnya | |
Artikel Kesehatan
| Stres? Hindari yang Manis dan Berlemak 02/01/2010 | Administrator Stres adalah beban yang menimpa tubuh kita dan membuat tubuh bereaksi secara darurat. Kita mengenal adanya 2 macam jenis stres. Yang pertama adalah stres fisik, misalnya kena pukul, tabrakan kendaraan [ ... ] | Artikel Lainnya | |
Tips Kesehatan
| Seks Bagian 1: Seks 3 X Sehari, Makanlah Yang Satu Ini Dan Petik Manfaatnya 01/06/2009 | Administrator Gairah seks anda mulai menurun, anda bisa mendapatkan cara yang sangat mudah menyenangkan untuk membangkitkan kembali gairah anda dengan menyantap hidangan yang lezat dan bergizi setiap hari. | Tips Lainnya | |
Info Sehat
| Suplemen Ibu Hamil yang Halal 19/02/2009 | Administrator Produser susu instan memang lihai berdagang. Ibu hamil (bumil) dan menyusui pun dibidik. | Info Lainnya | |
Data Penyakit
| Gangguan Stress Pasca-Trauma (PTSD) 07/01/2011 | Administrator Gangguan Stress Pasca-Trauma (PTSD) DEFINISI Gangguan stress pasca-trauma Posttraumatic Stress Disorder (PTSD) ditandai oleh pengulangan, ingatan yang mengganggu pada peristi [ ... ] | Data Lainnya | |
















