| Mengembalikan Kekuatan Otot pasca Melahirkan |
|
|
|
| Written by Administrator | |||
| Monday, 11 August 2008 05:40 | |||
|
Saat hamil, otot dan bentuk tubuh menyesuaikan diri dengan perubahan tubuh Anda, dan untuk mengembalikannya ke bentuk semula diperlukan serangkaian latihan.
# Otot Perut
Setelah melahirkan, mungkin perut akan tampak kendur dan besar. Jangan putus asa, dengan melakukan konstraksi isometric, otot – otot perut akan kembali kencang. Caranya: Saat Anda berbaring telentang, tarik napas panjang. Saat mengeluarkan napas, fokuskan pikiran Anda untuk menarik otot perut ke dalam atau ke punggung, kencangkan semua otot perut. Tahan konstruksi ini sampai hitungan ke empat dan ambil napas pada saat merelaksasikan otot perut. Mulailah dengan delapan kali kontraksi dan tingkatkan hingga 12 – 15 kali dua minggu kemudian. Setelah minggu ke dua ( bagi ibu yang melahirkan normal ) atau minggu ke empat ( melahirkan secara sesar ), Anda bisa memodifikasi gerakan dengan sit – up. # Otot Pantat Bokong anda mungkin akan sedikit membesar akibat kehamilan. Anda bisa melihatnya kembali untuk mengencangkannya dengan beberapa gerakan sederhana. Caranya : Saat berbaring telentang, ambil napas. Saat anda mengeluarkan napas, kencangkan kedua sisi otot bokong secara bersamaan sekuat kemampuan Anda. Tahan kontraksi ini sampai hitungan ke empat dan tarik napas saat Anda merelaksasikan otot – otot tersebut. Ulangi hingga delapan dan tingkatkan hingga 12 – 15 kali dua minggu kemudian. Setelah dua minggu, Anda bisa memodifikasinya dengan jongkok agar otot pantat lebih kencang. # Otot Panggul Latih otot panggul Anda dengan cara konstraksi otot dasar panggul seperti saat Anda mengeluarkan napas. Dengan begitu rahim akan berkontraksi dan kembali ke ukuran semula, dinding vagina pun menjadi kencang kembali. Otot-otot dasar panggul berperan saat Anda menahan dan mengeluarkan aliran urin pada saat buang air kecil. Saat otot dasar panggul berkontraksi, Anda bisa menahan aliran urin.
|
Berita Terbaru
| Selamat Hari Raya Idul Fitri 1432 H 25/08/2011 | Administrator Dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri 1432 H, SusuKolostrum.com mengucapkan: | Berita Lainnya | |
Berita Kesehatan
| Panas Dalam Pertanda Banyak Gangguan 12/04/2010 | Administrator Panas dalam bukanlah penyakit, melainkan gejala dari suatu penyakit atau kelainan pada tubuh. Kondisi kelelahan, gangguan pencernaan, gangguan tenggorokan, tifus, hingga ketidakseimbangan hormon, bisa [ ... ] | Berita Lainnya | |
Artikel Terbaru
| Alquran dan Sains: Manfaat Air Susu Ibu (ASI) 25/04/2012 | Administrator Oleh: DR Abdul Basith Jamal & DR Daliya Shadiq Jamal Setelah proses penciptaan dan perkembangan janin sempurna, maka janin tersebut siap untuk meninggalkan tempat di mana selama ini ia tempati, y [ ... ] | Artikel Lainnya | |
Artikel Kesehatan
| Uji Alergi Susu Sapi 11/01/2012 | Administrator Alergi susu sapi terjadi karena anak sensitif terhadap komponen protein susu sapi atau pada proses pembuatan susu tersebut. Ketika anak menunjukkan gejala, sebaiknya dilakukan pemeriksaan tes alergi [ ... ] | Artikel Lainnya | |
Tips Kesehatan
| Saran untuk yang Alergi Susu 26/05/2011 | Administrator Alergi susu dialami oleh orang yang perutnya tak bisa mencerna gula susu yang disebut laktosa. Jika mereka minum susu, bisa mengalami kram perut parah dan diare. | Tips Lainnya | |
Info Sehat
| Suplemen Ibu Hamil yang Halal 19/02/2009 | Administrator Produser susu instan memang lihai berdagang. Ibu hamil (bumil) dan menyusui pun dibidik. | Info Lainnya | |
Data Penyakit
| Hipotermia 09/12/2010 | Administrator Hipotermia DEFINISI Hipotermia adalah suatu keadaan dimana suhu tubuh berada dibawah 35?Celsius. PENYEBAB Luas permukaan tubuh pada bayi baru lahir (terutama [ ... ] | Data Lainnya | |















