| Serangan Dini Hari |
|
|
|
| Written by Administrator | |||
| Wednesday, 28 November 2007 10:11 | |||
|
Fenomena kematian akibat serangan jantung koroner di waktu fajar atau dini hari sudah sering terdengar. Mengapa? Penganut biometeorologi percaya faktor lonceng biologis berperan di sini. Kondisi tubuh seseorang dari jam ke jam dalam seharinya ternyata berubah-ubah sesuai dengan fluktuasi jam tubuh dari bulan ke bulan. Belakangan, fakta ini dimanfaatkan untuk menentukan pukul berapa sebaiknya seseorang diberikan obat agar daya kerja obat tersebut bisa optimal. Dr. Robert Moore dari Universitas Kalifornia menemukan bahwa pusat irama biologis manusia terletak di suprachiasmatic, yakni serabut saraf otak pada persilangan saraf mata. Percobaan pada tikus yang suprachiasmatic-nya dirusak, ternyata menunjukkan bahwa bioritmiknya, periode tidur-jaga, metabolisme, serta fungsi seksualnya menjadi kacau. Sebab itu Moore merasa yakin bahwa kondisi yang sama juga bisa terjadi pada manusia. Bioritme tubuh manusia memiliki 23 hari siklus fisik, 28 hari siklus emosi, dan 33 hari siklus kecerdasan. Setiap tahun orang dapat mencatat bioritme hariannya untuk mengetahui turun-naiknya gelombang fisik, emosi serta kecerdasan pribadinya. Hasilnya, disarankan agar pengambilan keputusan penting sebaiknya dilakukan pada hari saat gelombang fisik dan kecerdasan berada pada puncaknya dan gelombang emosi sedang berada di bawah, misalnya. Siklus harian bioritmik menentukan kondisi puncak maupun terendah setiap orang, sehingga dalam hal risiko terserang jantung koroner misalnya kita bisa lebih siaga dan waspada. Riset di bidang ini menemukan, sebagian besar fungsi tubuh selepas tengah malam hingga dini hari berada dalam kondisi terendah. Dari jam ke jam kondisi tubuh terus berubah-ubah. Beberapa di antaranya, setelah pukul 07.00 pompa hormon adrenalin meninggi yang mengakibatkan suhu dan denyut jantung meningkat. Pukul 08.00 hormon seks berada pada puncaknya, pukul 19.00 emosi buruk sehingga gampang marah akibat perubahan hormonal tubuh. Kondisi terendah sebagian besar organ tubuh terjadi pada dini hari mungkin bisa menjelaskan mengapa kejadian serangan jantung lebih kerap muncul pada jam-jam itu. Diduga karena denyut jantung yang lebih rendah dari biasa pada waktu dini hari akan mengurangi pasokan darah ke dalam pipa koroner. Saat pasokan darah koroner untuk memberi makan pada otot jantung berkurang inilah kemungkinan terjadi serangan jantung yang langsung menewaskan. Kelainan jantung lain yang langsung menewaskan adalah silent myocardial ischaemia (SMI). Mungkin pada penderita ini, serangan jantung sudah berulang kali tapi tidak pernah dirasakan dan akhirnya langsung menewaskan. Satu dari setiap empat kematian akibat serangan jantung yang tanpa didahului keluhan ataupun gejala, penyebabnya SMI ini. Puncak aktivitas mental Kalau serangan jantung koroner klasik yang didahului dengan rasa nyeri khas pada dada, kemudian menjalar ke bahu dan lengan biasanya muncul sehabis kerja berat, SMI lebih sering menyerang seseorang pada puncak aktivitas mental kegiatan sehari-hari seperti saat menyetir mobil, membaca, atau tengah berpidato. Mereka yang memiliki bakat atau keturunan darah tinggi atau diabetes tergolong berisiko tinggi terkena penyakit jantung koroner. Demikian pula yang kegemukan, berkepribadian tipe A (ambisius, temperamental dan kurang sabar) atau perokok. Pada wanita, angka PJK kini jauh meningkat dibandingkan dengan zaman sebelum banyak wanita perokok, minum pil KB, serta pola dan gaya hidup para wanita menopause modern. Setelah menopause lemak darah wanita cenderung lebih tinggi dibandingkan dengan sebelumnya sehingga risiko terkena PJK sama tingginya dengan kaum pria. Selain itu ada faktor lain yang tak boleh diabaikan, yakni stres. Mereka yang berisiko tinggi hendaknya rajin memeriksakan jantung sekalipun tidak terasa ada keluhan. Obat dan gerak badan bisa mengurangi faktor risiko terkena PJK. Bila Anda termasuk kelompok ini sebaiknya selalu waspada dan siaga dengan obat antiserangan PJK dan berusahalah mengendurkan aktivitas mental yang berat saat menjelang fajar.
|
Berita Terbaru
| Selamat Hari Raya Idul Fitri 1432 H 25/08/2011 | Administrator Dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri 1432 H, SusuKolostrum.com mengucapkan: | Berita Lainnya | |
Berita Kesehatan
| Panas Dalam Pertanda Banyak Gangguan 12/04/2010 | Administrator Panas dalam bukanlah penyakit, melainkan gejala dari suatu penyakit atau kelainan pada tubuh. Kondisi kelelahan, gangguan pencernaan, gangguan tenggorokan, tifus, hingga ketidakseimbangan hormon, bisa [ ... ] | Berita Lainnya | |
Artikel Terbaru
| Alquran dan Sains: Manfaat Air Susu Ibu (ASI) 25/04/2012 | Administrator Oleh: DR Abdul Basith Jamal & DR Daliya Shadiq Jamal Setelah proses penciptaan dan perkembangan janin sempurna, maka janin tersebut siap untuk meninggalkan tempat di mana selama ini ia tempati, y [ ... ] | Artikel Lainnya | |
Artikel Kesehatan
| Fantasi Seks Selain di Atas Ranjang 12/02/2009 | Administrator Jangan pernah takut untuk berhubungan seks di tempat yang tak biasa. Keberanian untuk mencobanya akan menghadirkan sensasi tersendiri bagi Anda dan pasangan. | Artikel Lainnya | |
Tips Kesehatan
| Trik Agar ASI Ibu yang Keluar Banyak 27/07/2011 | Administrator Setiap ibu yang baru melahirkan pasti ingin yang terbaik untuk buah hatinya termasuk memberikan ASI yang banyak. Ada beberapa cara yang harus diperhatikan untuk menyukseskan ASI eksklusif. | Tips Lainnya | |
Info Sehat
| Suplemen Ibu Hamil yang Halal 19/02/2009 | Administrator Produser susu instan memang lihai berdagang. Ibu hamil (bumil) dan menyusui pun dibidik. | Info Lainnya | |
Data Penyakit
| Contact Ulcers 07/07/2011 | Administrator Contact Ulcers DEFINISI Contact Ulcers adalah luka/koreng yang terasa nyeri pada selaput lendir yang membungkus kartilago (tulang rawan) tempat melekatnya pita suara. [ ... ] | Data Lainnya | |















