Admin : Sdr Tixa, anda dapat mendaftarkan diri pada link pendaftaran member baru diatas. Box hanya ada 1 macam saja, tidak ada yang kecil. Terima kasih.
tixa : saya mau jadi member, dmana caranya?
ada tidak box ukuran kecil?
Admin : silahkan melakukan pemesanan produk melalui website ini, bebas ongkos kirim
gast_6733 : stockist di jogja siapa ya?
gast_6733 : untuk stockist di jogja siapa ya?
Admin : bagi anda yang ingin membeli langsung, silahkan lihat di bagian mobile stockist anda
Admin : Silahkan lihat email anda
Admin : untuk yang order sudah diproses, terima kasih
Admin : kalo jadi member harganya jadi Rp. 325.000/kotak, sedangkan non member Rp. 375.000/kotak
Admin : silahkan lihat dimenu paling atas bagian harga dan pemesanan
Dampak negatif dari radiasi telepon selular kembali mendapat sorotan. Kali ini, sebuah riset mengklaim penggunaan ponsel yang berlebihan dapat mempengaruhi kualitas sperma.
Kaitan penggunaan ponsel dan kualitas sperma diungkap oleh para ahli melalui riset pendahuluan di Cleveland Clinic, Amerika Serikat. Dengan melibatkan 361pasien klinik, peneliti menemukan bahwa semakin lama pria menggunakan ponsel setiap hari, semakin menurun jumlah sel sperma dan semakin besar pula prosentase jumlah sperma abnormal.
Temuan yang dipublikasikan dalam jurnal Fertility and Sterility ini merupakan fakta lain yang mempertanyakan dampak potensial penggunaan ponsel atau alat-alat nirkabel terhadap kesehatan. Beberapa riset sebelumnya kerap menghubungkan radiasi ponsel dengan timbulnya gangguan kesehatan seperti penyakit susah tidur atau tumor otak. Walau begitu, ada pula riset lainnya yang tidak menemukan hubungan ponsel dengan problem kesehatan.
Yang menjadi kekhawatiran selama ini adalah energi gelombang elektromagnetik yang dipancarkan ponsel secara teoretis dapat mempengaruhi sel-sel tubuh. Apalagi juga digunakan dalam waktu lama, ponsel dikhawatirkan mengganggu jaringan dengan cara merusak DNA.
Tetapi temuan para ahli di Cleveland ini tidak memberikan bukti bahwa radiasi ponsel dapat merusak sperma. "Hasil penelitian kami menunjukkan adanya hubungan yang kuat antara penggunaan ponsel dengan penurunan kualita semen. Namun begitu, ini tidak membuktikan adanya hubungan sebab akibat," ungkap pimpinan riset, Dr Ashok Agarwal.
Dalam penelitiannya, Agarwal beserta tim meneliti sampel semen dari 361 pria yang mengunjungi klinik infertilitas selama sekitar setahun. Peneliti juga mengadakan semacam kuisioner kepada seluruh partisipan untuk menanyakan soal kebiasaan menggunakan ponsel.
Secara umum, peneliti menemukan bahwa jumlah dan kualitas sel sperma cenderung menurun seiring meningkatnya jumlah waktu penggunaan ponsel. Pria yang dalam kuisioner mengaku menggunakan ponsel rata-rata empat jam sehari tercatat memiliki rata-rata jumlah sel sperma terendah serta jumlah sel normal/aktif terendah.
"Kami mengasumsikan dari hasil penelitian ini bahwa penggunan ponsel yang berlebihan berhubungan dengan rendahnya kualitas semen," kata Agarwal. Tetapi apakah ponsel dapat secara langsung mempengaruhi kesuburan pria masih belum jelas.
Agarwal mengatakan, timnya juga saat ini tengah melakukan dua riset lanjutan untuk mempertegas asumsi tersebut. Pada riset pertama, peneliti menyinari sampel semen dengan radiasi elektromagnetik dari ponsel untuk melihat dan mengetahui dampak apa yang akan terjadi.
Sedangkan pada riset kedua, peneliti akan meneruskan riset awal dengan melibatkan jumlah pria yang lebih banyak. Menurut Agarwal, riset ini juga akan memperhitungkan faktor lain yang akan mempengaruhi seperti gaya hidup (lifestyle) serta risiko yang berhubungan dengan pekerjaan yang dapat mempengaruhi kualitas sperma.
Tas Punggung Mengundang Nyeri PunggungRabu, 03 September 2008 | AdministratorBanyaknya buku dan seabrek perlengkapan lain yang harus dibawa ke sekolah membuat para ibu lebih suka membelikan tas punggung (backpack) yang berdaya tampung besar untuk anak-anaknya. Namun tanpa... + Selengkapnya
Efektif Berdiet Saat PuasaMinggu, 07 September 2008 | AdministratorSelama ini banyak orang terlena dengan berbagai teori diet yang ada. Mulai dari harus menghitung kalori, stop makan malam, mengganti komposisi menu dengan sayur dan buah, menambah jatah olahraga,... + Selengkapnya
Kehamilan Kosong (Blighted Ovum)Minggu, 10 Agustus 2008 | AdministratorHamil tapi tidak ada bayi dalam kandungan biasa juga disebut dengan kehamilan kosong atau blight ovum. Seperti kehamilan pada umumnya, ibu yang mengalami kehamilan kosong ini juga mengalami terlambat... + Selengkapnya
Senjata Rahasia Melawan Bau Nafas Tak SedapSabtu, 12 Januari 2008 | AdministratorTak ada gangguan fisik yang lebih memalukan daripada bau nafas yang tak sedap (halitosis). Tapi ini bukanlha masalah yang sebenarnya, ia hanyalah gejala kondisi-kondisi lain yang cukup luas... + Selengkapnya
Awet Kenyang dengan YogurtRabu, 09 Juli 2008 | AdministratorSEJAK lama para ahli percaya bahwa yogurt adalah salah satu jenis makanan yang sangat bermanfaat bagi kesehatan. Ribuan riset dan penelitian mengungkapkan betapa minuman yang terbuat dari susu... + Selengkapnya