Hijriah Date
Jumadil Akhir
29
Jumat
1429 HIJRIAH
Berita Terbaru
Artikel Terbaru
Login Email Gratis
Smart Naco Member Area
Smart Naco Indonesia
Smart Naco International
Administrator
Main Menu
Home
Info Produk
Sertifikasi Halal & Mutu
Testimonial Indonesia
Testimonial Malaysia
Tanya Jawab
Harga & Pemesanan
Rencana Pemasaran
Jenjang Karir
Smart Support System
Cara Menjadi Distributor
Kode Etik
Pemesanan Produk
Pendaftaran Agen & Member
Konfirmasi Pembayaran
Hubungi Kami
Mobile Stockist & Agen
Metode Pembayaran
Pencarian
Web Links
Gratis Untuk Anda
Statistics
Pengunjung: 304122
Who's Online
Saat ini ada 5 tamu online
World Time Clock
Syndicate
RSS SocialNet
Add to MyYahoo!
Subscribe in NewsGator Online
Add to Newsburst
Add to Google
Add to My AOL
Add to Pluck
Subscribe in FeedLounge
Add to Windows Live
Add to NetVibes
Subscribe in Rojo
Subscribe in Bloglines
Add to MyMSN
Add to Plusmo for your cellphone
Add to PageFlakes
Add to Technorati
Add to BlinkBits

Google PageRank Plus

Pengunjung
mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari Ini507
mod_vvisit_counterKemarin929
mod_vvisit_counterMinggu Ini2993
mod_vvisit_counterBulan Ini2993
mod_vvisit_counterSeluruhnya110183
Advertisement





Jumat, 04 Juli 2008


Mengintip Kesehatan Pria Berdasarkan Usia PDF Cetak E-mail
Penilaian Pengguna: / 0
BurukTerbaik 
Ditulis Oleh Administrator   
Rabu, 23 April 2008
Seperti perempuan, para pria pun mengalami perubahan kondisi dan fungsi seksual. Mengabaikan asupan makanan dan gaya hidup di usia muda, bisa berakibat terganggunya kondisi kesehatan dan seksual di usia senja. Apa saja yang harus diperhatikan?
USIA 20-an
Kondisi umum : Usia 20-an adalah puncak kondisi kesehatan seseorang. Pada usia ini kondisi tubuh sedang fit. Kondisi tanpa masalah itu kerap membuat para pria lupa mengatur makanannya, dan lupa istirahat. Apalagi jika kuliah atau kerja. Hal ini akan membuatnya mudah terpapar berbagai macam penyakit, seperti tifus dan diare.

Disarankan pada usia ini para pria selalu memperhatikan makan, istirahat, dan olahraga. Pilihan olahraga sangat leluasa, karena berbagai macam kegiatan olahraga bisa dicoba.

Jika terkena penyakit-penyakit ringan, pada usia ini proses penyembuhannya lebih mudah. Kemungkinan terkena penyakit seperti hipertensi atau diabetes, kecil. Kecuali jika memiliki riwayat keluarga menderita penyakit tersebut dan benar-benar tidak bisa menjaga kesehatan.

Istirahat cukup perlu menjadi perhatian utama, terutama bagi pria yang tinggal di kota besar. Kecenderungan masyakarat kota, saat akhir pekan, justru hura-hura dan begadang.

Seks :
Pada usia ini, aktivitas seksual pria bisa dibilang sedang dalam kondisi fit. Namun, tidak ada jaminan untuk mengatakan pada usia 20-an pria tidak mengalami penyakit. Beberapa faktor dari luar menimbulkan risiko pada usia muda mengalami penyakit atau gangguan fisik.

Demikian juga gaya hidup tak sehat, seperti merokok berlebihan, kurang tidur, dan tidak pernah berolahraga, dapat menimbulkan akibat buruk secara fisik. Bahkan karena gangguan fisik tertentu, pada usia 20-an sudah nyata mengalami hambatan dorongan seksual dan gangguan ereksi.
 
Olahraga teratur tingkatkan kemampuan fisik
 
USIA 30-an
Kondisi umum : Usia 30-an adalah usia maintenance, alias butuh perawatan. Jika tidak memperhatikan makan, misalnya makan berlebihan, akan mudah sekali jatuh ke obesitas atau kegemukan.

Selain itu, karena kesibukannya, para pria lupa berolahraga. Akibatnya, kadar kolesterol dan asam urat tinggi. Jadi, memang harus dibiasakan olahraga, makan teratur, dan istirahat cukup.

Penyakit yang mungkin muncul antara lain tifus dan penyakit akibat faktor lingkungan seperti demam berdarah. Jika dalam keluarga memiliki risiko hipertensi atau kencing, manis, maka pria berusia di atas 30-an bisa terkena penyakit-penyakit itu.

Seks :
Setelah mencapai usia 30 tahun berbagai penurunan mulai terjadi di dalam tubuh manusia. Berbagai hormon mulai menurun, termasuk hormon yang berkaitan dengan fungsi seksual, khususnya testosteron. Tetapi pada usia 30-an orang belum merasakan penurunan itu.

Padahal jika dilakukan pemeriksaan darah, sudah tampak mulai terjadi penurunan, antara lain kadar berbagai hormon, khususnya testosteron. Sebagian pria 30-an merasakan dorongan seksual tidak sekuat pada usia 20-an. Apalagi jika banyak beban psikis seperti beban kerja dan masalah lain.  

USIA 40-an
Kondisi Umum : Pada usia ini, pria mengalami penurunan sedikit kemampuan, yaitu tak seenergik pria yang berusia 20 tahun, misalnya. Jika seumpama seorang pria sejak muda punya kebiasaan kurang tidur, di usia 40 tahun ia biasanya sudah mengalami kelelahan.

Dalam melakukan olahraga mesti perhatikan beberapa hal, apalagi jika memiliki hipertensi atau penyakit jantung. Pria yang bertubuh gemuk pada usia 40 tahun ke atas sebaiknya mengurangi olahraga beban. Karena ada kemungkinan sudah ada masalah dengan otot atau persendian. Jadi jangan terlalu memaksakan untuk melakukan suatu kegiatan olahraga yang cukup berat.

Ada beberapa penyakit yang harus diwaspadai, yaitu penyakit-penyakit degeneratif (penyakit yang terjadi karena bertambahnya usia). Penyakit-penyakit ini terjadi terutama karena pola hidup yang kurang sehat, misalnya tidak memperhatikan makan (kandungan asam urat, kolesterol, garam). Maka bisa saja di atas 40 tahun akan mengalami berbagai penyakit, apalagi jika didukung faktor risiko lain seperti kegemukan.

Beberapa penyakit atau konsekuensi yang mungkin muncul:
- Serangan jantung koroner. Penyebabnya antara lain rokok, hipertensi, kegemukan, peningkatan kekentalan darah, kencing manis, kurang olah raga, dan stres yang berat.
- Peningkatan kolesterol. Kolesterol yang berlebihan akan menumpuk di pembuluh darah terutama di pembuluh darah otak dan jantung koroner. Jika memiliki faktor lain seperti kegemukan, merokok, dan kencing manis, risiko terjadinya serangan jantung atau stroke makin meningkat.
- Kadar asam urat tinggi. Mengakibatkan terjadinya peradangan pada sendi kaki. Sendi membengkak dan menimbulkan nyeri yang hebat. Bisa menumpuk di ginjal menyebabkan terbentuknya pasir dan batu ginjal.

Seks :
Pada usia 45 tahun ke atas, penurunan fungsi tubuh semakin nyata. Kadar hormon testosteron semakin menurun, demikian juga hormon yang lain. Massa otot dan kekuatan otot mulai menurun, lemak tubuh meningkat, dan berbagai penyakit muncul yang dapat mengganggu fungsi seksual, seperti diabetes, tekanan darah tinggi, serta kolesterol tinggi.

Faktor psikis juga dapat mengganggu fungsi seksual, misalnya kejenuhan dengan suasana sehari-hari, hilangnya kemesraan dengan pasangan, hilangnya daya tarik pasangan, kekecewaan, dan kejengkelan.

Di samping fungsi seksual, kesuburan pria juga menurun. Kuantitas dan kualitas sel spermatozoa juga menurun. Jadi, tidak benar anggapan yang menyatakan kesuburan pria tetap tinggi walaupun usia sudah lanjut. Karena itu dianjurkan pada usia di atas 40 tahun, pria dan perempuan sebaiknya tidak mempunyai anak lagi.

Tambahkan sebagai favorit (15) | Kutip artikel ini pada situs Anda | Dilihat: 267

Menjadi yang pertama mengomentari artikel ini
RSS comments

Beri Komentar
  • Silakan untuk mengisi komentar yang tidak keluar dari topik artikel.
  • Semua komentar yang tidak berhubungan akan segera dihapus.
  • Termasuk semua link yang digunakan untuk kepentingan spam marketing dsb.
Nama:
E-mail
Homepage
Judul:
BBCode:Web AddressEmail AddressBold TextItalic TextUnderlined TextQuoteCodeOpen ListList ItemClose List
Komentar:



Kode:* Code
I wish being prevented by email of the comments which will follow

Powered by AkoComment Tweaked Special Edition v.1.4.6
AkoComment © Copyright 2004 by Arthur Konze - www.mamboportal.com
All right reserved





Digg!Reddit!Del.icio.us!Google!Live!Facebook!Slashdot!Netscape!Technorati!StumbleUpon!Spurl!Wists!Simpy!Newsvine!Blinklist!Furl!Fark!Blogmarks!Yahoo!Smarking!Netvouz!Shadows!RawSugar!Ma.gnolia!PlugIM!Squidoo!BlogMemes!FeedMeLinks!BlinkBits!Tailrank!linkaGoGo!Free social bookmarking plugins and extensions for Joomla! websites! title=
Pemutakhiran Terakhir ( Senin, 23 Juni 2008 )
 
< Sebelumnya   Berikutnya >


-->

Berita Terbaru
Bolehkah wanita hamil mengkonsumsi IgG Plus ? Jika boleh, bagaimana cara mengkonsumsinya ?

Jumat, 13 Juni 2008 | Administrator

(Pertanyaan di retype dari Naco News edisi ke 2 bulan September 2007)TANYA:Saya seorang ibu rumah tangga berusia 36 tahun, sedang mengandung anak ketiga. Usia kehamilan sekarang adalah 5 bulan....
+ Selengkapnya

Berita Lain
Artikel Terbaru
PERTOLONGAN PERTAMA PADA STROKE

Rabu, 02 Juli 2008 | Administrator

ANTARA PERCAYA DAN ENGGAK PERCAYA BISA DIBUKTIKAN Pertolongan Pertama Pada Stroke (Dengan cara mengeluarkan darah pada setiap ujung jari tangan dan ujung daun telinga). Ada satu cara terbaik untuk...
+ Selengkapnya

Artikel Lain
Berita Kesehatan
Narkoba Bikin Kenikmatan Seks Hanya Khayalan Belaka

Sabtu, 28 Juni 2008 | Administrator

Beberapa orang beranggapan, hubungan seks ditambah konsumsi narkoba membuat kegiatan itu semakin nikmat. Padahal, dengan narkoba, kenikmatan seks hanyalah dalam khayalan.
+ Selengkapnya

Berita Lain
Artikel Kesehatan
Telapak Tangan Bukan Termometer

Rabu, 28 November 2007 | Administrator

Menempelkan telapak tangan ke dahi di Buyung atau si Upik bukan cara tepat untuk menggolongkan suhu badannya panas, normal, atau dingin. Naiknya suhu tubuh bukan serta merta petunjuk ia harus...
+ Selengkapnya

Artikel Lain
Tips Kesehatan
Minyak Ikan Baik Bagi Mata

Jumat, 01 Pebruari 2008 | Administrator

Banyak manfaat dari minyak ikan bagi kesehatan, salah satunya adalah mereka yang banyak makan ikan memiliki lebih kecil resiko masalah mata. Hal ini pada dua penelitian yang dilakukan peneliti...
+ Selengkapnya

Tips Lain
Info Sehat
Diabetes Mengancam Anak-Anak

Senin, 26 November 2007 | Administrator

Rasanya semakin banyak saja penderita diabetes melitus di Indonesia. Penyakit gula ini kini tak lagi monopoli orang tua atau dewasa, tapi juga anak-anak yang umumnya berupa diabetes tipe I. Faktor...
+ Selengkapnya

Info Lain