Muharram
11
Kamis
1430 HIJRIAH

Shout Box

Latest Message: 5 hours, 6 minutes ago
  • Admin : Gratis kok
  • Admin : Untuk kampret: Daftarkan diri anda, cukup hanya dengan mengirimkan nomor anggota Smart Naco, Nama, Alamat, No.telp, Alamat email yang sudah ada ke formulir Hubungi Kami
  • kampret : daftarin gua gratis di naco. jamin sukses
  • autisman : ada yang tahu obat autis gag
  • autisman : woi
  • viagra : hello. 7167. «link» VIAGRA ONLINE KAUF REZEPTFREI «link» VIAGRA KAUFEN BILLIg «link» VIAGRA ONLINE KAUF «link» VIAGRA BILLIG
  • gast_8373 : :twisted:
  • gast_8373 : :$
  • Admin : Untuk gast_3819, mohon maaf baru dibalas. Kami tidak mengetahui obat untuk autis. Silahkan hubungi dokter keluarga Anda. Terima kasih.
  • autism : buzz!!!

Smilies?

Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari Ini32
mod_vvisit_counterKemarin1330
mod_vvisit_counterMinggu Ini4153
mod_vvisit_counterBulan Ini8623
mod_vvisit_counterSeluruhnya299975

Statistics

Pengunjung: 1283779


Display Pagerank



GrowUrl.com - growing your website



Software Murah Rulisoft.com

Kamis, 08 Januari 2009


Advertisement



Kurang Tidur Picu Hadirnya Diabetes PDF Cetak E-mail
Penilaian Pengguna: / 0
BurukTerbaik 
 

By Administrator, on 10-11-2008 00:00

Views : 1307    

Favoured : 13

Published in : Articles, Artikel Dari SusuKolostrum.com


Tidur yang cukup dan teratur setiap hari memang resep paling mujarab dalam menjaga kesehatan. Dengan tidur cukup, tubuh dapat memulihkan diri dari rasa capek. Organ-organ tubuh pun menjadi rileks dan beristirahat sehingga menetralkan kerusakan yang terjadi akibat kegiatan sehari-hari.
Apa yang akan terjadi bila kita kekurangan tidur? Tubuh tentu akan terganggu keseimbangannya, termasuk fungsi metabolisme. Hasil riset terbaru membuktikan, tiga hari Anda mengalami kurang tidur, kemampuan tubuh dalam memproses glukosa akan menurun secara drastis, sehingga dapat meningkatkan risiko mengidap diabetes.

Adalah para ahli dari University of Chicago yang berhasil mengungkap temuan ini. Menurut mereka,  tidur tidak nyenyak selama tiga hari berturut-turut akan menurunkan toleransi tubuh terhadap glukosa, khususnya pada orang muda dan dewasa.  

Dari riset juga disimpulkan, walaupun kemampuan tubuh memproses glukosa dapat menyesuaikan diri saat gangguan tidur kronis, tetapi buruknya pola tidur pada orang dewasa serta pengidap obesitas dapat memicu hadirnya diabetes.

Tidur lelap atau “slow wave sleep,” merupakan jenis tidur yang paling restoratif dan telah terbukti sangat penting bagi kesehatan mental. Riset  para ahli di University of Chicago ini merupakan bukti signifikan pertama pentingnya tidur lelap terhadap fisik.

“Penelitian sebelumnya dari laboratorium telah menunjukkan beragam hubungan antara gangguan tidur kronis maupun parsial, perubahan nafsu makan, ketidaknormalan metabolime, obesitas, dan risiko diabetes," ungkap Eve Van Cauter yang mempublikasikan temuannya dalam Proceedings of the National Academy of Sciences edisi Rabu mendatang ini.

Riset ini melibatkan sembilan responden bertubuh sehat berusia  20 hingga 31 tahun. Mereka harus menginap selama lima malam di laboratorium dan mulai tidur pukul 11 malam kemudian bangun pada pukul 7.30 pagi.

Pada dua malam pertama, respoden dibiarkan tidur nyenyak.  Namun memasuki hari ketiga, kamar mereka dipasangi speaker yang memperdengarkan suara-suara rendah. Suara ini diperdengarkan ketika pola otak para responden mengindikasikan mereka sedang memasuki fase tidur nyenyak.

Walaupun terdengar pelan dan tak cukup keras untuk membangunkan mereka, suara rendah ini  mengurangi kualitas tidur lelap mereka hingga sekitar 90 persen.  Suara ini rupanya membawa mereka kembali dari fase tidur nyenyak ke fase tidur ringan.

Pola tidur tipikal setiap reponden selama riset ini pun berbeda. Untuk responden usia di atas 60 tahun, secara umum hanya mengalami fase tidur nyenyak selama 20 menit saja, sedangkan pada orang dewasa 80 hingga 100 menit.

Dalam pengujian di laboratorium, sensitivitas insulin para responden  menurun hingga  25 persen setelah tidurnya terganggu. Artinya, mereka membutuhkan lebih banyak insulin untuk mengatur kadar glukosa yang sama. Meskipun ekresi insulin tidak mengalami peningkatan pada delapan responden, mereka mengalami kenaikan kadar glukosa dalam darah sebanyak 23 persen.

“Riset ini merekomendasikan bahwa strategi dalam memperbaiki kualitas serta kuantitas tidur dapat mencegah atau menunda timbulnya diabetes  tipe 2 pada populasi yang berisiko,” tandas Van Cauter.
 





Digg!Reddit!Del.icio.us!Google!Live!Facebook!Slashdot!Netscape!Technorati!StumbleUpon!Spurl!Wists!Simpy!Newsvine!Blinklist!Furl!Fark!Blogmarks!Yahoo!Smarking!Netvouz!Shadows!RawSugar!Ma.gnolia!PlugIM!Squidoo!BlogMemes!FeedMeLinks!BlinkBits!Tailrank!linkaGoGo!Free social bookmarking plugins and extensions for Joomla! websites! title=

Last update : 23-06-2008 22:50

   
Quote this article in website
Favoured
Print
Send to friend
Related articles
Save this to del.icio.us

Users' Comments  RSS feed comment
 

Average user rating

   (0 vote)

 


Add your comment
Name
E-mail
Title  
 
Comment
 
Available characters: 600
   Notify me of follow-up comments
   
   

No comment posted



mXcomment 1.0.9 © 2007-2009 - visualclinic.fr
License Creative Commons - Some rights reserved
< Sebelumnya   Berikutnya >







Berita Terbaru
Minum Susu Gratis Ke Hongkong

Minggu, 10 Agustus 2008 | Administrator

Let's Fly With Naco Minum Susu Gratis ke Hongkong
+ Selengkapnya

Berita Lain

Artikel Terbaru
Mencegah Keracunan Makanan

Senin, 29 Desember 2008 | Administrator

Kasus keracunan makanan umumnya disebabkan karena kontaminasi makanan dan minuman oleh patogen atau zat kimia berbahaya. Gejala umum dari keracunan makanan adalah sakit perut, diare, muntah-muntah,...
+ Selengkapnya

Artikel Lain

Berita Kesehatan
Rinosinusitis, Gangguan Pada Hidung

Selasa, 06 Januari 2009 | Administrator

Hidung mempunyai peranan penting bagi tubuh manusia terutama dalam fungsi penciuman dan pernapasan. Sama seperti bagian tubuh lainnya, hidung juga tidak luput dari berbagai penyakit. Salah satu...
+ Selengkapnya

Berita Lain

Artikel Kesehatan
6 Mitos Seks

Senin, 04 Agustus 2008 | Administrator

Ada banyak mitos tentang seks yang sering kita dengar. Sebagian benar, tapi sebagian lainnya tak tepat.Berikut beberapa mitos yang kerap muncul:
+ Selengkapnya

Artikel Lain

Tips Kesehatan
Mengatasi Alergi Sperma

Senin, 04 Agustus 2008 | Administrator

Segala upaya sudah dicoba, tak hanya melakukan hubungan seksual secara teratur di masa subur. Tapi juga melakukan pemeriksaan kesuburan melalui laboratorium. Hasilnya? Anda tetap tak kunjung...
+ Selengkapnya

Tips Lain

Info Sehat
Susu Bagi Kaum Manula

Jumat, 26 Desember 2008 | Administrator

Beberapa produk susu yang beredar di Indonesia rata-rata memang sudah menggunakan kalsium halal, baik yang berasal dari batu-batuan maupun tulang dari hewan halal. Namun beberapa susu impor belum...
+ Selengkapnya

Info Lain

Info Penyakit
Sistem Reproduksi Wanita

Sistem Reproduksi Wanita  DEFINISIOrgan kelamin luar wanita memiliki 2 fungsi, yaitu sebagai jalan masuk sperma ke dalam tubuh wanita dan sebagai pelindung organ kelamin dalam...
+ Selengkapnya

Penyakit Lain







Syndicate

Who's Online

Saat ini ada 2 tamu online