Muharram
11
Kamis
1430 HIJRIAH

Shout Box

Latest Message: 4 hours, 45 minutes ago
  • Admin : Gratis kok
  • Admin : Untuk kampret: Daftarkan diri anda, cukup hanya dengan mengirimkan nomor anggota Smart Naco, Nama, Alamat, No.telp, Alamat email yang sudah ada ke formulir Hubungi Kami
  • kampret : daftarin gua gratis di naco. jamin sukses
  • autisman : ada yang tahu obat autis gag
  • autisman : woi
  • viagra : hello. 7167. «link» VIAGRA ONLINE KAUF REZEPTFREI «link» VIAGRA KAUFEN BILLIg «link» VIAGRA ONLINE KAUF «link» VIAGRA BILLIG
  • gast_8373 : :twisted:
  • gast_8373 : :$
  • Admin : Untuk gast_3819, mohon maaf baru dibalas. Kami tidak mengetahui obat untuk autis. Silahkan hubungi dokter keluarga Anda. Terima kasih.
  • autism : buzz!!!

Smilies?

Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari Ini12
mod_vvisit_counterKemarin1330
mod_vvisit_counterMinggu Ini4133
mod_vvisit_counterBulan Ini8603
mod_vvisit_counterSeluruhnya299955

Statistics

Pengunjung: 1283506


Display Pagerank



GrowUrl.com - growing your website



Software Murah Rulisoft.com

Kamis, 08 Januari 2009


Advertisement



Jika Anak Tidak Bisa Diam PDF Cetak E-mail
Penilaian Pengguna: / 0
BurukTerbaik 
 

By Administrator, on 15-09-2008 00:00

Views : 350    

Favoured : 17

Published in : Articles, Artikel Dari SusuKolostrum.com


Rifki dikenal sebagai anak yang jahil. Ia selalu bergerak dan mengganggu teman sekelas saat mereka mengerjakan tugas. Saat bermain pun Rifki cenderung bertengkar dengan teman-temannya atau melakukan aksi nekat, naik ke puncak tiang permainan atau bergelantungan di pohon.

Orang awam melihat Rifki sebagai anak nakal, tetapi sebenarnya dia mengalami gangguan yang di dunia psikiatri dikenal sebagai attention deficit hyperactivity disorder (ADHD) atau gangguan pemusatan perhatian dan hiperaktivitas (GPPH).

Gangguan ini pertama kali dideskripsikan oleh Heinrich Hoffman, penulis buku kedokteran dan psikiatri, tahun 1845. Karena kesulitan mendapatkan buku bacaan yang sesuai bagi anaknya, ia lantas menulis buku untuk anak. Bukunya, The Story of Fidgety Philip, merupakan deskripsi akurat tentang seorang anak kecil yang mengalami GPPH.

Namun, bahasan ilmiah tentang GPPH baru dilakukan tahun 1902 dengan terbitnya buku Sir George F Still tentang seri kuliahnya di The Royal College of Physicians, Inggris. Sejak itu ribuan makalah dipublikasikan para ilmuwan untuk memaparkan gejala, penyebab, gangguan, dan pengobatan GPPH.

Menurut Dwidjo Saputro, pendiri Klinik Perkembangan Anak dan Kesulitan Belajar, GPPH adalah gangguan neurobehavioural atau gangguan perilaku akibat gangguan fisik di otak. Jadi bukan akibat salah asuhan.

Gangguan ini disebut juga gangguan fungsi kognitif dan pengendalian impuls. Manifestasinya, anak tidak mampu berkonsentrasi dan sangat impulsif atau tidak mampu membuat pertimbangan sebelum bertindak.

Cirinya, selain tidak bisa diam, anak juga meledak-ledak dan bersikap agresif. Anak tidak mampu berkonsentrasi dan menyelesaikan tugas, sering kehilangan alat sekolah, kesulitan mematuhi perintah, banyak bicara tetapi kacau, gaduh, gelisah, dan sering mengganggu orang lain.

Gangguan sel otak

Dwidjo mengutip teori pakar psikiatri dari AS, Russel Barkley. Penderita GPPH mengalami gangguan fungsi eksekutif, yaitu merancang, mempertimbangkan, dan melaksanakan suatu tindakan. Kelainan ini terjadi pada struktur terdepan dari otak depan (prefrontal cortex).

Menurut Dwidjo, penelitian menunjukkan pemberian obat bisa meningkatkan fungsi eksekutif. Obat berfungsi meningkatkan sintesa dan pelepasan dopamine dan norepinephrine.

Kemajuan dunia kedokteran memungkinkan penelitian menggunakan Positron Emission Tomography Scan. Dari pencitraan tampak struktur otak anak GPPH berbeda dengan anak normal.

Pada anak dengan GPPH ditemukan dopamine transporter (DAT1) dan dopamine reseptor (DRD4) yang mengganggu transportasi dan penerimaan dopamine di sel otak. Dalam hal ini pompa yang mengatur keseimbangan pengeluaran dan penarikan kembali dopamine bekerja terlalu cepat sehingga dopamine yang bertugas mengirim data tidak terdistribusi dan masuk ke sel lain dengan baik.

Selain GPPH murni, GPPH bisa juga disebabkan oleh kondisi medik lai,n seperti epilepsi atau keterbelakangan mental. Karena itu, dokter harus memeriksa secara teliti.

Menurut booklet yang diterbitkan National Institute of Mental Health, AS, ada tiga subtipe GPPH, yaitu tipe hiperaktif-impulsif, tipe inatentif (tidak mampu berkonsentrasi), dan tipe kombinasi.

Dwidjo menyatakan, prevalensi umum GPPH dunia adalah 5-8 persen. Di Indonesia belum ada angka resmi, tetapi penelitian Dwidjo tahun 2001-2004 pada 4.013 anak di 10 SD di Jakarta menunjukkan, 25,2 persen siswa memperlihatkan indikasi GPPH. Rinciannya, 15 persen sulit berkonsentrasi (tipe inatentif) dan sisanya terbagi antara tipe hiperaktif-impulsif serta tipe kombinasi.

"GPPH perlu segera diobati. Jika tidak, bisa menimbulkan dampak. Di keluarga, hal ini menyebabkan anak mengalami kesulitan belajar dan orangtua frustrasi. Di sekolah, anak GPPH bisa dicap sebagai anak nakal, bodoh, atau malas," ujar Dwidjo.

Anak GPPH perlu mendapat obat untuk membantu meningkatkan kemampuan belajar dan mengontrol perilaku. Dengan bertambahnya usia, fungsi eksekutif bisa membaik, anak bisa berkonsentrasi dan perilaku lebih terkendali sehingga pemberian obat bisa dihentikan.

Jika anak yang tidak mendapat pengobatan secara baik, GPPH bisa berlanjut sampai remaja dan dewasa. Remaja GPPH cenderung mengalami kecelakaan akibat kurang hati-hati, terlibat kenakalan remaja atau menjadi penyalah guna obat. Penderita GPPH bisa mengalami gangguan kepribadian antisosial yang permanen.

Staf pengajar Departemen Psikiatri Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia dr Ika Widyawati SpKJ menambahkan bahwa GPPH yang berlanjut sampai dewasa berdampak lebih berat.

Penelitian di AS menunjukkan, 75 persen penyalah guna obat atau narkotik memiliki sejarah GPPH waktu kecil yang tidak mendapat pengobatan memadai. Selain itu, 80 persen penghuni penjara adalah penderita GPPH yang tidak terobati secara tuntas.




Digg!Reddit!Del.icio.us!Google!Live!Facebook!Slashdot!Netscape!Technorati!StumbleUpon!Spurl!Wists!Simpy!Newsvine!Blinklist!Furl!Fark!Blogmarks!Yahoo!Smarking!Netvouz!Shadows!RawSugar!Ma.gnolia!PlugIM!Squidoo!BlogMemes!FeedMeLinks!BlinkBits!Tailrank!linkaGoGo!Free social bookmarking plugins and extensions for Joomla! websites! title=

Last update : 23-06-2008 22:48

   
Quote this article in website
Favoured
Print
Send to friend
Related articles
Save this to del.icio.us

Users' Comments  RSS feed comment
 

Average user rating

   (0 vote)

 


Add your comment
Name
E-mail
Title  
 
Comment
 
Available characters: 600
   Notify me of follow-up comments
   
   

No comment posted



mXcomment 1.0.9 © 2007-2009 - visualclinic.fr
License Creative Commons - Some rights reserved
< Sebelumnya   Berikutnya >







Berita Terbaru
Minum Susu Gratis Ke Hongkong

Minggu, 10 Agustus 2008 | Administrator

Let's Fly With Naco Minum Susu Gratis ke Hongkong
+ Selengkapnya

Berita Lain

Artikel Terbaru
Mencegah Keracunan Makanan

Senin, 29 Desember 2008 | Administrator

Kasus keracunan makanan umumnya disebabkan karena kontaminasi makanan dan minuman oleh patogen atau zat kimia berbahaya. Gejala umum dari keracunan makanan adalah sakit perut, diare, muntah-muntah,...
+ Selengkapnya

Artikel Lain

Berita Kesehatan
Rinosinusitis, Gangguan Pada Hidung

Selasa, 06 Januari 2009 | Administrator

Hidung mempunyai peranan penting bagi tubuh manusia terutama dalam fungsi penciuman dan pernapasan. Sama seperti bagian tubuh lainnya, hidung juga tidak luput dari berbagai penyakit. Salah satu...
+ Selengkapnya

Berita Lain

Artikel Kesehatan
Ubi jalar kaya zat gizi dan serat

Rabu, 06 Agustus 2008 | Administrator

Ubi jalar memang sudah tidak asing lagi bagi masyarakat di Indonesia, karena sejak puluhan tahun yang lalu sudah mengonsumsi umbi-umbian itu. Citra ubi jalar sebagai salah satu pilihan sumber...
+ Selengkapnya

Artikel Lain

Tips Kesehatan
Delapan Kiat Hindari Kegemukan

Sabtu, 01 Desember 2007 | Administrator

Berikut beberapa kiat yang dapat dilakukan untuk menghindari kegemukan:
+ Selengkapnya

Tips Lain

Info Sehat
Susu Kuda, Cocok Untuk Bayi

Rabu, 09 Juli 2008 | Administrator

KITA kerap kali mendengar iklan di radio yang menawarkan susu kuda liar, tetapi sering bertanya bagaimana sih rasanya, apa bisa kuda liar diambil susunya? Jawabnya, tentu saja susu kuda bisa diperas...
+ Selengkapnya

Info Lain

Info Penyakit
Sistem Reproduksi Pria

Sistem Reproduksi Pria  DEFINISIStruktur luar dari sistem reproduksi pria terdiri dari penis, skrotum (kantung zakar) dan testis (buah zakar). Struktur dalamnya terdiri dari vas...
+ Selengkapnya

Penyakit Lain







Syndicate

Who's Online

Saat ini ada 3 tamu online