Zulhijjah
3
Selasa
1429 HIJRIAH

Shout Box

Latest Message: 4 days, 3 hours ago
  • Admin : untuk masuk ke member area harus menghubungi admin smart naco. terima kasih
  • adol : pak sy udah masuk anggota smart naco tapi mau masuk ke member areal ngak bisa karena dari down line ngak kasih paswut
  • Admin : Untuk di medan pengiriman hanya lewat TIKI setelah pesan melalui website ini
  • Admin : Silahkan melakukan pemesanan melalui website
  • gast_6587 : minta alamat/no telpon yg ada di medan
  • eva : tolong kirimkan agen yg ada di medan :)
  • Admin : Di website susukolostrum.com ini sengaja disediakan link untuk para anggota smartnaco agar dapat login ke member area tanpa harus melalui websitenya smartnaco
  • Admin : Bisa tidak Pak Yopie?
  • Admin : klik saja link member area yang ada di menu sebelah kanan
  • Yopie : Saya adalam member smartnaco, tetapi sama sekali gak bisa buka websitenya, bagaimana cara saya mau lihat keanggotaan saya? :roll:

Smilies?

Google PageRank Plus

Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari Ini70
mod_vvisit_counterKemarin1179
mod_vvisit_counterMinggu Ini1249
mod_vvisit_counterBulan Ini1249
mod_vvisit_counterSeluruhnya249101

Statistics

Pengunjung: 980358




GrowUrl.com - growing your website





Software Murah Rulisoft.com

Selasa, 02 Desember 2008


Advertisement



9 Kendala Bicara Si Batita PDF Cetak E-mail
Penilaian Pengguna: / 0
BurukTerbaik 
Ditulis Oleh Administrator   
Selasa, 15 April 2008
Di awal usia batita, anak mulai mampu mengucapkan kata yang memiliki makna. Meski kebanyakan kata tersebut masih sulit dipahami karena artikulasi (pengucapannya) masih belum baik. Perlu diketahui, kemampuan batita dalam berbicara dipengaruhi kematangan oral motor (organ-organ mulut). Sementara, kemampuan yang menunjang perkembangan bahasa di antaranya kemampuan mendengar, artikulasi, fisik (perkembangan otak dan alat bicara), dan lingkungan.

Maka jangan heran kalau di usia batita anak belum lancar berbicara. Apa sajakah kendalanya? Berikut penjelasannya.
* Babbling

Sebagian anak di awal usia batita, melakukan babbling, yaitu mengeluarkan suara berupa satu suku kata, seperti "ma..." atau "ba.." Namun, itu masih belum bermakna. Jadi sekadar mengoceh atau bereksperimen. Sering-seringlah mengajaknya berkomunikasi, misal, "Adek mau main boneka ini?" Ucapkan hal itu dengan jelas sehingga lambat-laun anak dapat melakukan imitasi untuk dapat mengucapkan kata-kata yang jelas dan bisa dimaknai pula.

* Bahasa "planet"

Contoh, saat meminta sesuatu dia hanya menunjuk sambil mengeluarkan kata-kata yang tidak dimengerti orang dewasa. Atau, Ia kemudian menggunakan bahasa tubuh, misalnya ketika masih ingin digendong, ia menarik ibunya sambil mengeluarkan suara tertentu yang maksudnya masih ingin digendong atau bermain dengan ibunya. Bahasa tubuh dijadikan bentuk komunikasi, misalnya ketika ia merasa haus, ia menunjuk atau mengambil gelas plastiknya sambil berkata, "Ma" atau kata lainnya. Untuk menghadapi hal ini, sebaiknya segera ketahui sesuatu yang dimaksud si kecil dengan cara menuju objek yang diinginkan.

 * Sepotong-sepotong

Kemampuannya untuk menangkap, mencerna, dan mengeluarkan apa yang ingin diucapkan masih dalam tahap belajar. Wajar kalau pengucapan masih sering tersendat-sendat/ sepotong-sepotong, hanya pada bagian akhir kata. Misalnya, "minta" jadi "ta", minum jadi "num", dan lain-lain. Kita perlu meluruskan dengan mengucapkan berulang-ulang. Misal "Oh, Adek minta minum ya!"

* Sulit mengucapkan huruf/suku kata

Misalnya, kata mobil disebut "mobing". Atau toko jadi "toto" atau stasiun jadi "tatun". Pengucapan semacam ini, kan, jadi sulit ditangkap artinya. Biasanya kendala ini akan hilang dengan bertambah usia anak atau bila kita melatihnya dengan membiasakan menggunakan bahasa yang baik dan benar.


getty image
Batita
 
* Terbalik-balik

Contoh, maksud si kecil ingin mengatakan "Mau ikut ke pasar", tapi yang dia ucapkan, "pacang icut mau", dan sebagainya. Ini tentu saja membingungkan dan kadang sulit dipahami pihak yang diajak bicara. Tak perlu menyalahkan susunan kalimat si kecil karena bisa mengundangnya untuk terus mengulang yang salah. Jangan lupa, di usia ini, si kecil masih dalam masa negativistik sehingga senang membangkang. Sebaiknya coba luruskan dengan cara mengucapkan kalimat dengan susunan yang benar. "Oh, Adek mau ikut ke pasar, ya!" Lalu, berikan jawaban, "Adek boleh kok, ikut ke pasar."

* Cadel

Cadel bisa karena kelainan fisiologis, misalnya lidahnya pendek, tak punya anak tekak, atau langit-langitnya cekung. Untuk menanganinya tentu harus dikonsultasikan dengan dokter. Nah, yang sering terjadi adalah karena kurang/belum matangnya koordinasi bibir dan lidah. Biasanya "r" dibunyikan "l". Meski begitu, kecadelan tiap anak tidak sama persis.

Coba untuk meluruskan dengan cara memberi contoh mengucapkan yang benar. Tak perlu memaksakan anak harus langsung bisa karena belum saatnya ia bisa berucap dengan benar. Alih-alih berhasil, cara memaksa justru membuat si kecil stres. Ujung-ujungnya, malah tak mau berusaha meningkatkan kemampuan bicaranya. Tambah repot, kan? Akan tetapi, bila dibiarkan juga, mungkin anak akan terus berada dalam kecadelannya. Malah akhirnya akan makin sulit diluruskan.

* Salah makna kata/kalimat

Nah, meskipun si kecil sudah bisa mengucapkan kata-kata menjadi kalimat, namun masih sering terjadi salah makna. Tak jarang, rangkaian kalimat itu justru maknanya bisa beragam. Misal, "Ma, mau mamam cucu."

Hal seperti ini umumnya terjadi karena masih terbatasnya kemampuan si kecil untuk menggunakan kosakata yang ada dibenaknya menjadi sebuah kalimat seperti yang diinginkan. Untuk menghadapi hal ini, orangtua perlu meluruskan maksudnya, misalnya, "Oh, Adek mau makan?" Bila ternyata bukan itu maksudnya, coba bilang "Oh, Adek mau minum susu, ya!"

* Gagap

Gagap (stuttering) pada masa batita dianggap normal karena masih belajar mengembangkan keterampilan dan kemampuan bicara. Paling banyak kegagapan ini terjadi di usia 18 bulan sampai kurang lebih 4 tahun. Misal, kata yang hendak diucapkan diulang-ulang, "Aku aku aku mau pipis." Atau anak sulit mengucapkan kata tertentu di awal atau di tengah, misalnya, "mmmmmama", "makkkkan."

Gagap pada masa batita akan menghilang sendiri seiring dengan makin berkembangnya kemampuan berbicara. Akan tetapi, membiarkan anak dengan kegagapannya tidak juga dianjurkan. Ada beberapa hal yang bisa dilakukan, di antaranya jangan "menginterupsi" saat ia terlihat gagap, hindari memaksa dia untuk mengulang kata-kata yang tak lancar diucapkan, jadilah role model bicara yang baik.

* Bicara kasar atau jorok

Tak jarang kita mendengar anak batita mengatakan kata kasar. Biasanya ditiru dari lingkungan bermain. Perlu perhatian orangtua agar si batita mengurangi pengucapan kata-kata tersebut dan tidak menjadikannya kebiasaan. Yang jelas, ia belum tahu arti dan maknanya secara pasti. Bilang bahwa maknanya tak baik jadi tak boleh diungkapkan pada orang lain.

Kemampuan berbahasa dipengaruhi kematangan otak (khususnya limbik otak bahasa). Juga stimulasi lingkungan, terutama orangtua. Makin banyak rangsangan, efeknya berbanding lurus, anak pun makin kaya kosakata. Diharapkan bila sering mengajak berkomunikasi perkembangan bicara dan bahasa si kecil makin maju.




Digg!Reddit!Del.icio.us!Google!Live!Facebook!Slashdot!Netscape!Technorati!StumbleUpon!Spurl!Wists!Simpy!Newsvine!Blinklist!Furl!Fark!Blogmarks!Yahoo!Smarking!Netvouz!Shadows!RawSugar!Ma.gnolia!PlugIM!Squidoo!BlogMemes!FeedMeLinks!BlinkBits!Tailrank!linkaGoGo!Free social bookmarking plugins and extensions for Joomla! websites! title=
Pemutakhiran Terakhir ( Selasa, 17 Juni 2008 )
 
< Sebelumnya   Berikutnya >









Berita Terbaru
Minum Susu Gratis Ke Hongkong

Minggu, 10 Agustus 2008 | Administrator

Let's Fly With Naco Minum Susu Gratis ke Hongkong
+ Selengkapnya

Berita Lain

Artikel Terbaru
Lingkaran Setan Hipertensi dan Penyakit Ginjal

Senin, 01 Desember 2008 | Administrator

Selama ini hipertensi lebih dikenal sebagai penyebab penyakit kardiovaskular, padahal hipertensi juga memiliki saling keterkaitan yang erat dengan kesehatan ginjal. Hipertensi merupakan faktor pemicu...
+ Selengkapnya

Artikel Lain

Berita Kesehatan
Mau Jantung Sehat? Dengarkan Musik Yuk!

Jumat, 21 November 2008 | Administrator

Pernahkah Anda mendengar musik yang indah dan membuat detak jantung lebih cepat? Yup musik memang bisa mempengaruhi emosi seseorang, termasuk juga aliran darah dan detak jantung. Uniknya sebuah...
+ Selengkapnya

Berita Lain

Artikel Kesehatan
Waspadai Wabah Leptospirosis

Kamis, 14 Agustus 2008 | Administrator

Tikus merupakan "hostes" leptospira sp. Apabila tikus mati, maka bakteri lepto juga akan mati. Tikus menularkan bakteri lepto melalui kencing, dan bakteri lepto ini tahan di air sampai...
+ Selengkapnya

Artikel Lain

Tips Kesehatan
Perangi lemak

Jumat, 01 Pebruari 2008 | Administrator

Memiliki tubuh ideal menjadi dambaan setiap orang, dari itu banyak orang yang memelihara berat tubuhnya. Untuk memerangi lemak, tidak hanya harus memelihara berat tubuh tapi juga memerlukan program...
+ Selengkapnya

Tips Lain

Info Sehat
Susu Sapi, Ya Buat Anak Sapi!

Rabu, 09 Juli 2008 | Administrator

DOKTER Anak dr. Attila Dewanti, Sp.A mengingatkan para ibu akan pentingnya Air Susu Ibu (ASI). Apalagi, ditengah kondisi lingkungan yang semakin tak bersahabat dengan kesehatan, ASI akan memberikan...
+ Selengkapnya

Info Lain

Info Penyakit
Atrial Premature Beats

Atrial Premature Beats DEFINISIDebar ektopik ventrium (kontraksi ventrium prematur) adalah detak jantung berlebihan yang disebabkan oleh aktivasi elektrik dari ventrium sebelum detak...
+ Selengkapnya

Penyakit Lain









Syndicate

Who's Online

Saat ini ada 2 tamu online