Hijriah Date
Jumadil Awal
6
Senin
1429 HIJRIAH
Berita Terbaru
Artikel Terbaru
Login Email Gratis
Smart Naco Member Area
Smart Naco Indonesia
Smart Naco International
Administrator
Main Menu
Home
Info Produk
Sertifikasi Halal & Mutu
Testimonial Indonesia
Testimonial Malaysia
Tanya Jawab
Harga & Pemesanan
Rencana Pemasaran
Jenjang Karir
Smart Support System
Cara Menjadi Distributor
Kode Etik
Pemesanan Produk
Pendaftaran Agen & Member
Konfirmasi Pembayaran
Hubungi Kami
Mobile Stockist & Agen
Metode Pembayaran
Pencarian
Web Links
Gratis Untuk Anda
Statistics
Pengunjung: 195645
Who's Online
Saat ini ada 6 tamu online
World Time Clock
Syndicate
RSS SocialNet
Add to MyYahoo!
Subscribe in NewsGator Online
Add to Newsburst
Add to Google
Add to My AOL
Add to Pluck
Subscribe in FeedLounge
Add to Windows Live
Add to NetVibes
Subscribe in Rojo
Subscribe in Bloglines
Add to MyMSN
Add to Plusmo for your cellphone
Add to PageFlakes
Add to Technorati
Add to BlinkBits

Google PageRank Plus

Pengunjung
mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari Ini610
mod_vvisit_counterKemarin668
mod_vvisit_counterMinggu Ini610
mod_vvisit_counterBulan Ini9823
mod_vvisit_counterSeluruhnya70150


-->
Senin, 12 Mei 2008


Puasa Untuk Detoks PDF Cetak E-mail
Penilaian Pengguna: / 0
BurukTerbaik 
Ditulis Oleh Administrator   
Sabtu, 15 September 2007

Ada banyak cara melakukan detoksifikasi. Lewat puasa, salah satunya. Namun, puasa yang seperti apa agar racun di dalam tubuh dapat hilang?

Detoksifikasi, atau lebih dikenal dengan istilah detoks, menurut Konsultan Kesehatan dari Siloam Hospitals, Dr. Samuel Oetoro, M. S. SpGK, adalah menetralisir zat-zat berbahaya (toksin) yang masuk ke dalam tubuh manusia.
Jika kita mengonsumsi makanan yang mengandung suatu zat berbahaya yang akan ditolak oleh tubuh, maka tubuh memiliki kemampuan untuk menteralisirnya. Caranya, dengan menangkal zat-zat yang masuk pertama kali di dalam usus," terang Samuel.

Jika kita banyak mengonsumsi makanan yang mengandung banyak serat, seperti buah-buahan dan sayuran, penyerapan zat berbahaya tersebut akan diganggu atau dihadang oleh serat kemudian akan dibuang keluar dari dalam tubuh. Oleh karena itu, lanjut Samuel, orang yang rajin dan banyak makan sumber makanan berserat, buang air besarnya akan lancar.

Namun, jika zat-zat berbahaya itu terlanjur masuk ke dalam tubuh, ia tetap akan dinetralisir di dalam tubuh oleh liver atau hati. "Sebenarnya organ tubuh yang paling berfungsi mendetoksifikasi secara optimal itu adalah hati. Hanya saja, banyak orang menghubung-hubungkan antara makan serat, minum jus, dan puasa dengan detoks. Sebetulnya itu bukan detoks yang sesungguhnya, melainkan hanya usaha menangkal zat-zat bahaya yang baru masuk ke dalam tubuh saja."

Atur Porsi Makan
Lalu, apa hubungannya detoks dengan puasa? "Jika kita berpuasa, bahan makanan praktis akan berhenti masuk ke dalam tubuh dan aliran darah selama sekitar 14 jam. Dengan demikian, sel-sel tubuh ini diberi kesempatan untuk memetabolisme serta membuang zat-zat yang tidak berguna dan berbahaya dari tubuh kita."

Ketika manusia mengisi tubuhnya dengan makanan yang buruk ke dalam tubuh, tubuh perlu diistirahatkan. Di sinilah pentingnya fungsi puasa, yaitu untuk menginstirahatkan sementara sel-sel dari menerima segala jenis makanan dan mengubah fungsinya untuk memetabolisme zat-zat di dalah tubuh. Oleh karena itu, kata Samuel, tak heran jika puasa sering kali berefek sebagai detoksifikasi.

Akan tetapi, detoksifikasi dengan jalan puasa akan menjadi sia-sia saat berbuka puasa dan sahur mengonsumsi makanan yang tidak memenuhi kandungan gizi seimbang, atau makan seenaknya saja tanpa memerhatikan nilai gizinya. Itu sama saja dengan memasukkan zat-zat tak berguna ke dalam tubuh setelah berpuasa seharian.

Oleh karena itu, Samuel memberi saran agar orang yang berpuasa dapat mengatur porsi makannya saat sahur dan berbuka. "Gampangnya, pada saat sahur makanlah sebanyak 40% dari porsi total makan sehari-hari kita, lalu 50% pada saat berbuka, dan 10% lagi menjelang tidur. Fungsinya, agar kita tetap memiliki cadangan makanan untuk esok harinya."

Perhitungan ini, kata Samuel, agar orang yang memiliki berat badan ideal, akan tetap memiliki berat badan yang sama setelah menjalani puasa selama sebulan. "Sebab, pada dasarnya manusia tidak mengurangi aktivitasnya selama ia berpuasa. Apalagi bagi mereka yang aktivitasnya banyak, tetap memerlukan bahan makanan sebagai tenaga. Jadi, seharusnya makannya sama dengan kebiasaaan sehari-hari. Hanya jadwal makannya saja yang diubah."

Menurut Samuel, perhitungan persentase makan saat sahur, buka, dan menjelang tidur haruslah memenuhi syarat gizi seimbang. Dengan kata lain harus ada karbohidrat, protein, lemak yang baik, serta cukup buah-buahan dan sayuran (makanan berserat).

"Yang terbaik adalah mengatur makanannya dan tetap dengan gaya makan yang sehat, memenuhi gizi seimbang, bebas kolesterol, mengurangi goreng-gorengan, makanan bersantan, dan kuning telur yang mengandung lemak yang buruk. Perbanyaklah makan sayuran, buah-buahan, ikan, daging ayam tanpa kulit. Kalau bisa, hindari makan daging merah, seperti kambing atau sapi."

 


Sumber : Nova

Tambahkan sebagai favorit (14) | Kutip artikel ini pada situs Anda | Dilihat: 224

Menjadi yang pertama mengomentari artikel ini
RSS comments

Beri Komentar
  • Silakan untuk mengisi komentar yang tidak keluar dari topik artikel.
  • Semua komentar yang tidak berhubungan akan segera dihapus.
  • Termasuk semua link yang digunakan untuk kepentingan spam marketing dsb.
Nama:
E-mail
Homepage
Judul:
BBCode:Web AddressEmail AddressBold TextItalic TextUnderlined TextQuoteCodeOpen ListList ItemClose List
Komentar:



Kode:* Code
I wish being prevented by email of the comments which will follow

Powered by AkoComment Tweaked Special Edition v.1.4.6
AkoComment © Copyright 2004 by Arthur Konze - www.mamboportal.com
All right reserved





Digg!Reddit!Del.icio.us!Google!Live!Facebook!Slashdot!Netscape!Technorati!StumbleUpon!Spurl!Wists!Simpy!Newsvine!Blinklist!Furl!Fark!Blogmarks!Yahoo!Smarking!Netvouz!Shadows!RawSugar!Ma.gnolia!PlugIM!Squidoo!BlogMemes!FeedMeLinks!BlinkBits!Tailrank!linkaGoGo!Free social bookmarking plugins and extensions for Joomla! websites! title=
 
< Sebelumnya   Berikutnya >


Berita Terbaru
Pendaftaran Mobile Stockist Baru

Minggu, 13 April 2008 | Administrator

Untuk kelancaran pelayanan Mobile Stockist kepada Distributor Smart Naco Indonesia, maka per tanggal 15 April 2008, pendaftaran Mobile Stockist dibuka kembali khusus untuk wilayah di luar...
+ Selengkapnya

Berita Lain
Artikel Terbaru
Merokok dan Kopi Cegah Parkinson?

Rabu, 07 Mei 2008 | Administrator

Merokok jelas bukan kebiasan yang menyehatkan, demikian pula halnya dengan minum kopi. Lantas bagaimana jika kedua kebiasaan itu digabungkan?
+ Selengkapnya

Artikel Lain
Berita Kesehatan
Berbeda, Otak Penderita Migraine

Kamis, 29 November 2007 | Administrator

Para ilmuwan sangat menyakini bahwa susunan struktur otak pada penderita migraine sangat berbeda dengan susunan otak orang normal. Salah satu perbedaan itu terletak pada bagian cortex yang lebih...
+ Selengkapnya

Berita Lain
Artikel Kesehatan
Mengapa Kita Perlu Menggunakan Alat Terapi Kesehatan?

Rabu, 28 November 2007 | Administrator

Diameter sel darah (7-8 micron) lebih besar daripada diameter pembuluh darah (4-5 micron). Jika terjadi penggumpalan pada darah, maka darah menjadi kotor dan lengket, akibatnya darah akan susah...
+ Selengkapnya

Artikel Lain
Tips Kesehatan
Kulit Wajah Tetap Muda dan Kencang

Jumat, 14 Desember 2007 | Administrator

Untuk mendapatkan kulit halus dan terjaga kemudaannya, kita harus menyisihkan waktu dan tenaga untuk melakukan perawatan rutin serta intensif. Tapi untuk menjadi cantik, kita memang harus berani...
+ Selengkapnya

Tips Lain
Info Sehat
Semua Orang Bisa Kena Diabetes

Senin, 26 November 2007 | Administrator

Diabetes atau biasa disebut penyakit kencing manis atau gula, merupakan biangnya penyakit karena menyebabkan terjadinya penyakit lain, mulai dari ginjal, kebutaan, stroke, penyakit jantung,...
+ Selengkapnya

Info Lain