|
Berhenti merokok, kata ini mungkin pernah terlintas di benak para pecandu rokok, namun selalu saja berhenti pada tataran niat, hanya sedikit yang benar-benar berhasil melakukannya. Jika Anda ingin mencoba menghentikan kebiasaan buruk ini, mengapa tak dilakukan sekarang, bertepatan dengan Ramadhan.
Salah satu manfaat penting dari puasa adalah melatih disiplin individu, berbekal latihan ini seharusnya kita juga bisa melakukannya untuk tujuan kesehatan. Yang paling utama tentunya adalah harus ada kemauan. Puasa yang dijalankan umat muslim di Indonesia rata-rata berlangsung selama 14 jam setiap hari. Selama periode tersebut kita diminta untuk tidak memasukkan makanan dan minuman ke dalam mulut, termasuk juga rokok. Dengan melatih diri selama 14 jam setiap harinya untuk bebas dari rokok, tentunya akan lebih mudah melanjutkannya untuk periode waktu yang lebih lama lagi. Begitu seterusnya setiap hari. Kalau selama ini keinginan merokok sering timbul pada saat berkumpul dengan rekan, setelah makan, atau di sela waktu kerja, selama berpuasa bukankah kita memiliki banyak waktu untuk melewati keadaan tersebut. Untuk menghindari keinginan merokok setelah waktu berbuka puasa, pusatkan perhatian pada kegiatan lain, misalnya melakukan kegiatan ibadah atau menghabiskan waktu bersama keluarga. Jangan pernah percaya pada mitos yang mengatakan berhenti merokok akan membuat gemuk. Justru pola makan dan kebiasaan malas berolahragalah yang membuat lemak terus tertimbun di dalam tubuh. Tambahkan sebagai favorit (16) | Kutip artikel ini pada situs Anda | Dilihat: 239
Powered by AkoComment Tweaked Special Edition v.1.4.6 AkoComment © Copyright 2004 by Arthur Konze - www.mamboportal.com All right reserved |